Hayyy...Kawan!! SELAMAT DATANG

Kamis, 11 Mei 2017

Masalah dalam kearsipan

A.      Masalah pokok dalam kearsipan
1.       Pendapat-pendapat  beberapa ahli:
a.       Menurut Drs. Moekijat
Masalah-masalah yang sering dijumpai dalam administrasi kearsipan, yaitu :
1)      Dipergunakan sistem pengolahan (klasifikasi) yang salah  
2)  Organisasi yang kurang baik dan perumusan tanggung jawab dan kekuasaan yang tidak jelas.
3)      Pegawai-pegawai yang tidak terlatih
4)      Tidak ada prosedur-prosedur kearsipan tertentu
5)   Tidak ada penentuan waktu yang direncanankan untuk menyimpan maupun menghapuskan warkat-warkat.
6)      Ruang dan perlengkapan tidak sesuai dengan kegiatan
7)      Kurang adanya pengawasan terhadap warkat-warkat (surat-surat yang dipinjam atau pengembaliannya.
b.      Menurut Drs. E. Martono
Masalah yang sering timbul bertalian dengan warkat, antara lain :
1)      Warkat tak dapat ditemukan kembali karena hilang.
2)      Warkat ditemukan setelah lama mencari dengan membongkar seluruh tumpukan warkat.

3)      Jumlah warkat tiap hari selalu bertambah

4)      Tempat penyimpanan warkat terlalu kecil bila dibandingkan dengan jumlah warkat, sehingga tempatnya  kurang.
5)      Peralatan penyimpanan tidak memenuhi syarat.
6)      Pegawai di bidang penyimpanan kurang terlatih.
c.       Menurut Drs. The Liang Gie
Masalah-masalah pokok dalam bidang kearsipan yang umumnya dihadapi oleh instansi-instansi bertalian dengan hal –hal berikut :
1)      Tidak dapat ditemukan kembali secara cepat dari bagian arsip suatu surat yang diperlukan oleh pimpinan instansi atau satuan organisasi.
2)      Peminjaman atau pemakaian suatu surat oleh pimpinan atau satuan organisasi lainnya jangka waktunya sangat lama, bahkan kadang-kadang tidak dikembalikan.
3)      Bertambahnya surat-surat kebagian arsip tanpa ada penyusutan sehingga tempat dan peralatannya tidak lagi mencukupi.
4)      Tata kerja dan peralatna kearsipan tidak mengikuti perkembangan iomu kearsipan modern, akibatnya pegawai-pegawai arsip tidak terampil dan kurangnya bibingan yang teratur.
d.      Menurut Drs. Aw. Widjaya
Masalah pokok dalam bidang kearsipan antara lain :
1)      Tidak dapat menemukan kembali arsip secara cepat suatu surat yang diperlukan leh atasan atau petugas unit lain dari bagian arsip.
2)      Peminjaman atau pemakaian suatu surat oleh unit lain dala waktu lama, bahkan kadang-kadang tidak dikembalikan.
3)      Bertambahnya surat-surat ke dalam abgan arsip tanpa ada penyusutan, sehingga tempat dan peralatan tidak lagi mencukupi.
4)      Tata kerja dan peralatan tak berkembang (out of date), tak mengikuti perkembangan zaman (up to date) karena kujrang pengarahan kepada petugas kearsipan.
          Dari beberapa pendapat tentang masalah kearsipan yang dijumpai di instansi pemerintah/swasta dapat disimpulkan bahwa masalah kearsipan adalah :
a.       Tidak dapat atau sulit menemukan kembali arsip dengan cepat dan tepat saat diperlukan.
b.      Membiasakan menumpuk arsip pada sembarangan tempat, padahal arsip itu harus segera disimpan.
c.       Kurang menyadari arti pentingnyasuatu arsip bagi organisasi.
d.      Peminjaman oleh pihak lain tidak melalui prosedur yang benar atau terlalu lama.
e.      Penyusunan arsip secara serampangan.
f.        Petugas arsip kurang terampil.
B.      Cara Pemecahan Masalah
Maka untuk mengatasi masalah-masalah kearsipan tersebut, kita harus tahu bagaimana cara untuk mengatasi masalah-masalah tersebut agar tidak merugikan perusahaan, yaitu dengan memerhatikan langkah-langkah sebagai berikut :
1.       Pergunakan system penyimpanan secara tepat
System penyimpanan arsip adalah suatu rangkaian tata cara yang teratur memuat sesuatu pedoman tertentu untuk menyusun/menyimpan warkat, sehingga bilamana diperlukan dapat ditemukan kembali secara tepat dan cepat. Terdapat 5 sistem penyimpanan arsip, yaitu :
a.       System abjad (alphabetic system)
b.      System masalah (subject system)
c.       System tanggal (chronologi system)
d.      System wilayah (geographic system)
e.      System nomer (numberic system)
2.       Perlu adanya pengaturan prosedur peminjaman, pengawasan / kontrol dan pengandilian yang ketat.
3.       Secara rutin diadakan perawatan dan pencegahan kerusakan.
a.       Ruang tempat penyimpanan harus tetap kering (tidak lembab atau terlalu lembab). Ruang harus cukup retang (sinar matahari harus dapat masuk ke ruang penyimpanan). Ruang penyimpanan harus mempunyai penghawaan (ventilasi) yang memadai. Ruang penyimpanan harus dijaga dari serangan api, serangga pemakan kertas, dan percikan air.
b.      Penggunaan racun serangga. Diharapkan setiap enam bulan ruang tempat penyimpanan disemprot DDT atau yang sejenis. Penyemprotan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terkena langsung pada kertas arsip. Penyemprotan ditujukan ke lantai, dinding, dan rongga ruangan. Kapur barus juga dapat digunakan untuk mencegah serangan serangga dan kutu buku, yang dapat diletakkan disela-sela arsip.
c.       Tindakan preventif (pencegahan) yaitu melarang petugas atau siapapun membawa makanan ke ruang tempat kearsipan. Larangan merokok diruang arsip bagi petugas kearsipan atau orang lain. Dipasang tabung pemadam kebakaran.
d.      Memperhatikan kondisi arsip. Menjaga kondisi arsip tetap prima dengan cara membersihan arsip dengan kemucing maupun denga peralatan modern, mengeringkan arsip yang basah dengan kipas angin.  
4.       Fasilitas kearsipan harus memenuhi syarat
a.       Ruangan yang tepat : luas, suhu, kelembaban dll
b.      Alat-alat korespondensi, seperti kertas, mesin tik, mesin stensil, stempel, karbon dll.
c.       Alat-alat penerimaan surat, seperti bak surat, meja tulis, rak, dsb.
d.      Alat penyimpanan surat, seperti filling cabinet, lemari.
e.      Alat-alat lainnya, seperti tuangan, cahaya dsb.
5.       Petugas kearsipan yang memenuhi syarat
Untuk dapat mengemban tugas, pegawai yang bekerja pada unit kearsipan bukan hanya ditunjang oleh factor lemauan terhadap pekerjaannya, melainkan juga harus dibekali keterampilan khusus mengenai bifang kearsipan. Pegawai yang telah terlatih baik dan mempunyai ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan dalam satu unit pengelolaan kearsipan. Di samping itu tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan harus dijalankan sebaik-baiknya. Namun pada kenyataannya, sebagian pegawai masih enggan untuk menerima tugas-tugas kearsipan karena mereka memandang bahwa unit kearsipan pada setiap kantor adalah tempat yang membosankan. Adanya pandangan yang seperti ini menunjukkan bahwa pegawai tersebut kurang menyadari akan pentingnya pengelolaan arsip dalam suatu kantor untuk menunjang efektivitas suatu pekerjaan.
Pemikiran-pemikiran seperti inilah yang harus dihindari dan sebaiknya ditanamkan rasa cinta terhadap arsip sehingga manusia sebagai factor penentu dalam pengelolaan kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna dapat tercapai dengan baik.
6.       Penyelenggaraan penyusutan warkat
Penyusutan warkat diadakan secara berkala sehingga tidak terjadi penimbunanwarkat dan tercampurnya warkat yang penting dengan warkat lama yang akan dimusnahkan.

5 sistem Arsip

Dalam sistem pengarsipan ada 5 macam cara pengaturan atau teknik penyimpanan arsip secara logis dan sistematis. Yaitu dengan memakai
a. Sistem Abjad (Alphabetical Filling System)
b. Sistem Perihal (Pokok Isi Surat)
c. Sistem Nomor
d. Sistem Geografis / Wilayah
e. Sistem Tanggal (Chronologis)
Masing-masing sistem dapat digunakan sesuai dengan jenis arsip, atau surat pada suatu organisasi atau perusahaan.Sistem pengarsipan adalah cara pengaturan atau penyimpanan arsip secara logis dan sistematis dengan memakai abjad, numerik / nomor, huruf ataupun kombinasi huruf dan nomor sebagai identitas arsip yang terkait.
Ada 5 macam sistem pengarsipan.A. Sistem Abjad (Alphabetical Filling System)Sistem Abjad adalah sistem penyimpanan arsip dengan memakai metode penyusunan menurut abjad. Umumnya dipakai untuk arsip yang dasar penyusunannya dilakukan terhadap nama orang, nama perusahaan / organisasi, nama tempat, nama benda dan subjek masalah.
Nama-nama diambil dari nama si pengirim (surat masuk) dan nama alamat yang dituju (surat keluar).
Cara menemukan dan menentukan ciri / tanda dari suatu dokumen yang akan dijadikan petunjuk atau tanda pengenal (caption) untuk memudahkan mengetahui tempat dokumen disimpan.
Adapun kata tangkap dapat berupa :
– Nama orang
– Nama perusahaan / organisasi
– Nama tempat / daerah
– Nama benda / barang
– Istilah subyek atau angka (tergantung sistem pengarsipan yang dipakai)
Menentukan ciri / tanda dengan cara menentukan urutan unit-unit atau bagian dari kata tangkap yang akan disusun menurut abjad.
Indeks adalah sarana untuk menemukan kembali dengan cara mengidentifikasi surat tersebut melalui penunjukan suatu tanda pengenal yang dapat membedakan surat satu dengan surat yang lainnya, atau bagian dari suatu nama yang dijadikan tanda pengenal surat.
Unit adalah bagian kata dari kata tangkap yang memiliki pengertian sendiri, atau bagian terkecil dari suatu nama. Sedangkan nama, merupakan judul / caption. Jadi setiap judul memiliki bagian yang disebut unit.
Kode adalah suatu tanda atau simbol yang diberikan atau yang dibubuhkan pada lembaran arsip yang dapat dipakai untuk tanda penyimpanan arsip.
Koding adalah suatu kegiatan memberikan tanda atau simbol pada arsip. Adapun fungsi dari kode atau simbol adalah menunjukkan isi yang terkandung didalam arsip yang bersangkutan.
Petunjuk silang adalah alat petunjuk dari indeks yang tidak dipakai kepada indeks yang dipakai, atau petunjuk hubungan antara indeks yang dipakai dengan indeks lain yang dipakai.
Ada dua macam petunjuk silang.
a. Petunjuk silang langsung
Adalah petunjuk silang yang menunjukkan tentang seseorang yang memiliki lebih dari satu nama atau satu dokumen yang berisi lebih dari satu masalah.
b. Petunjuk silang tak langsung
Adalah petunjuk silang yang dipakai untuk menunjukkan hubungan antara satu masalah dengan masalah lainnya yang saling menjelaskan atau saling membantu.
Prosedur yang harus dilaksanakan untuk mengarsipkan surat adalah :
– Membaca surat atau dokumen dengan teliti dan seksama
– Periksa apakah surat sudah disertai dengan tanda siap untuk disimpan.
– Menetapkan caption atau judul surat

– Mengindeks tanda pengenal sesuai peraturan
– Membuat petunjuk silang
– Memberi kode surat
– Menyortir, yaitu memilah-milah atau mengelompokkan arsip
 menjadi satu kelompok menurut kode yang ada pada arsip.
– Menyusun menurut susunan abjad.
– Menyimpan arsip, yaitu mendapatkan arsip pada suatu tempat atau alat penyimpanan.

Perlengkapan yang diperlukan untuk mengarsip sistem abjad adalah
– Filling cabinet; adalah lemari arsip untuk menempatkan folder dan guide. Yaitu untuk menyimpan dokumen, surat-surat kantor. Umumnya mempunyai beberapa laci.
– Folder; adalah tempat untuk menyimpan dokumen atau menempatkan arsip, berbentuk segi empat, berlipat dua seperti map tetapi tanpa daun penutup.
– Guide (petunjuk); merupakan petunjuk dan pemisah antar folder-folder. Bentuk dari guide adalah segi empat dan berukuran sama dengan folder. Terbuat dari karton tebal.
B. Sistem Perihal (Pokok Isi Surat)
Sistem perihal adalah cara penyimpanan dan penemuan kembali surat berpedoman pada perihal surat atau pokok isi surat.
Yang perlu dipersiapkan untuk sistem perihal adalah.
1. Daftar Indeks; adalah daftar yang memuat seluruh kegiatan / masalah / hal-hal yang dilakukan diseluruh kantor dimana sistem ini diterapkan.
Masalah-masalah tersebut kemudian diuraikan lagi. Masalah-masalah pokok tersebut dalam pembagian utama, sedangkan uraian masalahnya disebut dalam pembagian pembantu, apabila uraian masalah masih dibagi lagi menjadi masalah yang lebih kecil, disebut sub pembagian pembantu.
2. Perlengkapan menyimpan surat
– Filling Cabinet
– Guide
– Folder
– Kartu kendali

3. Pemberian kode surat
4. Penyimpanan surat, dengan cara
– Membaca surat untuk mengetahui isi surat
– Memberi kode surat
– Mencatat surat dalam kartu kendali
5. Menyimpan kartu kendali.
C. Sistem Nomor
Di dalam sistem nomor ada 4 macam
1. Sistem nomor menurut Dewey (Sistem Desimal / Klasifikasi)
Sistem ini menetapkan kode surat berdasarkan nomor yang ditetapkan untuk surat yang bersangkutan.
Yang diperlukan dalam sistem ini adalah
a. Perlengkapan yang diperlukan adalah
– Filling cabinet
– Guide
– Folder
b. Daftar klasifikasi nomor
c. Kartu kendali
Dalam klasifikasi, nomor adalah daftar yang memuat semua kegiatan / masalah yang terdapat dalam kantor. Setiap masalah diberi nomor tertentu.
Dalam daftar ini terdapat tiga pembagian yaitu
– Pembagian utama, memuat kegiatan / masalah pokok dari kantor
– Pembagian pembantu, memuat uraian masalah yang terdapat pada pembagian utama
– Pembagian kecil memuat uraian masalah yang terdapat pada pembagian pembantu.
Guna daftar klasifikasi adalah
– Sebagai pedoman pemberian kode surat
– Sebagai pedoman untuk mempersiapkan dan menyusun tempat penyimpanan surat
Uraian guide, folder, dan surat dalam filling cabinet
– Dalam setiap laci filling cabinet diperlukan 10 guide
– Dibelakang setiap guide ditempatkan 10 folder
– Surat yang terbaru dalam setiap folder ditempatkan paling depan
Cara penyimpanan surat
– Surat dibaca lebih dahulu untuk mengetahui permasalahannya
– Memberi kode surat
– Mencatat surat kedalam kartu kendali
– Mencatat surat pada kartu indeks
– Menyimpan surat
– Penyusunan surat dalam folder setiap surat yang baru selalu ditempatkan di urutan paling depan
– Menyimpan kartu kendali
2. Sistem nomor menurut Terminal Digit
Didalam sistem ini kode penyimpanan dan kode penemuan kembali surat memakai sistem penyimpanan menurut teminal digit, yaitu sistem penyimpanan berdasarkan pada nomor urut dalam buku arsip.
Dalam sistem ini yang perlu dipersiapkan adalah
– Perlengkapan untuk tempat penyimpanan surat yang terdiri atas; filling cabinet 10 laci, guide (setiap laci 10 guide), dan folder (setiap guide 10 folder)
– Kartu kendali; yang digunakan dalam sistem ini sama dengan kartu kendali yang digunakan dalam sistem lain. Yang berbeda disini adalah mengindeks nomor kode untuk keperluan penyimpanan dan penemuan kembali surat.
– Cara mengindeks nomor kode sebagai berikut
a. Dua angka dari belakang sebagai unit 1, yaitu menunjukkan nomor laci dan nomor guide
b. Satu angka setelah unit 1 sebagai unit 2 yaitu menunjukkan nomor folder
c. Sisa seluruh angka sesudah unit 2 sebagai unit 3 yaitu menunjukkan surat yang kesekian dalam folder
– Cara penyimpanan surat; surat dengan nomor kode 55317, berarti surat tersebut disimpan dalam laci 10-19, dibelakang guide 17, didalam folder nomor 3, surat yang ke 55.
3. Sistem Nomor Middle Digit
Sistem ini merupakan kombinasi dari Sistem Nomor Decimal Dewey dan Sistem Nomor Terminal Digit. Yang dijadikan kode laci dan guide adalah dua angka yang berada di tengah, sedangkan dua angka yang berada di depannya menunjukkan kode map, kemudian dua angka yang berada dibelakangnya menunjukkan urutan surat yang kesekian didalam map.
Dalam sistem ini kode angka harus berjumlah enam, sehingga terdapat dua angka ditengah, dua angka di depan dan dua angka dibelakang. Seandainya angka kode kurang dari enam maka harus ditambahkan angka nol di depannya sampai berjumlah enam angkla. Cara penyimpanannya sama dengan Sistem Nomor Terminal Digit.
4. Sistem nomor Soundex (phonetic system)
Sistem Soundex adalah sistem penyimpanan warkat berdasarkan pengelompokan nama dan tulisannya atau bunyi pengucapannya hampir bersamaan. Dalam sistem ini nama-nama diganti dengan kode (notasi) yang terdiri dari 1 huruf dan 3 angka.
Susunan penyimpanannya adalah menurut abjad yang diikuti urutan nomor.
D. Sistem Geografis / Wilayah
Sistem geografis atau wilayah adalah suatu sistem penyimpanan arsip berdasarkan pembagian wilayah atau daerah yang menjadi alamat suatu surat.
Surat disimpan dan diketemukan kembali menurut kelompok atau tempat penyimpanan berdasarkan geografi / wilayah / kota dari surat berasal dan tujuan surat dikirim.
Dalam hubungan ini surat masuk dan surat keluar disimpan dan ditempatkan dalam folder yang sama, tidak dipisah-pisahkan. Dalam penyimpanannya menurut sistem ini harus dibantu dengan sistem abjad atau sistem tanggal.
Yang perlu dipersiapkan dalam menerapkan sistem ini
– Perlengkapan yang diperlukan dalam menerapkan sistem ini adalah; filling cabinet, guide, folder, dan kartu kendali.
– Penyimpanan surat melalui prosedur
a. Melihat tanda pembebas dalam surat, yaitu tanda yang menyatakan bahwa surat tersebut telah selesai diproses dan boleh disimpan.
b. Membaca surat
c. Memberi kode surat
d. Mencatat surat pada kartu kendali
e. Menggolongkan surat menurut wilayahnya masing-masing
f. Menyimpan surat
g. Menyimpan kartu kendali
– Penemuan kembali; cara menemukan kembali adalah sama seperti sistem-sistem lainnya.
E. Sistem Tanggal (Chronologis)
Sistem tanggal adalah sistem penyimpanan surat yang didasarkan kepada tanggal surat diterima (untuk surat masuk) dan tanggal surat dikirim (untuk surat keluar).
Yang diperlukan untuk sistem ini adalah
– Perlengkapan yang diperlukan; filling cabinet, didepan laci dicantumkan judul “tahun”, guide sebanyak 12 buah, masing-masing untuk satu bulan, folder, dan kartu kendali.
– Pembagian sistem tanggal
a. Pembagian utama menggambarkan tahun (judul laci)
b. Pembagian pembantu menggambarkan bulan (judul guide)
c. Pembagian kecil menggambarkan tanggal (judul folder)
– Susunan guide dan folder dalam filling cabinet
a. Laci menggambarkan tahun
b. Guide menggambarkan bulan
c. Folder menggambarkan tanggal
– Penyimpanan surat, langkah-langkah dalam penyimpanan surat
a. Menetapkan kode surat sebelum disimpan
b. Mencatat surat pada kartu kendali
c. Menyimpan surat.

Indahnya hutan mangrove pemalang

Keindahan Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah


Informasi Umum

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia. Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Pemalang tidak mengunjungi Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya.  Keindahan Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Hutan Mangrove Mojo di kota Pemalang.



Lokasi

Dimana lokasi Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah ? seperti yang tertulis di atas lokasi terletak di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.


Daya Tarik

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota Pemalang juga terkenal akan Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah memiliki luas kawasan mangrove di kabupaten Pemalang, sekitar 2.350 ha. Terdiri dari hutan mangrove seluas 410 ha, dan mangrove di pertambakan 1.940 ha. Kawasan mangrove pola empang parit (di pertambakan) terdapat di Kecamatan Ulujami, Kecamatan Petarukan, Kecamatan Taman dan Kecamatan Pemalang.

Hutan mangrove mempunyai potensi untuk pengembangan ekosistem mangrove, sedangkan dipertambakan mempunyai potensi wisata edukasi berupa budidaya kepiting dan ikan dengan pola silvo fishery.  Selain itu potensi wisata alam dikawasan pantai yang dapat dikembangkan kawawasan hutan pantai yang berupa sabuk hijau cemara laut (casuarina equisetifolia).

Luas hutan pantai sekitar 82 ha atau sepanjang 20,5 km. Hutan cemara laut tersebut sebagian sudah dikembangkangkan menjadi obyek wisata yang dikelola oleh kelompok tani karena secara visual tanaman cemara laut mempunyai bentuk yang indah.

Fasilitas

Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

- Area Parkir kendaraan

- Mushola

- Kamar mandi / MCK

- Tempat Istirahat

- dan masih banyak lainya

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota Pemalang sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota Pemalang saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di Kecamatan Ulujami. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju Desa Mojo lhingga sampai di lokasi Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang tersebut.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah, anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan seperti membawa bekal, air minum dan lainnya. Serta beberapa barang tambahan seperti  kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman - teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, obat-obatan, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati - hati.

Peta Lokasi


Demikianlah sedikit ulasan mengenai Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah yang dapat saya informasikan di web teluklove.com. Semoga bisa menginspirasi anda semua untuk mencoba berwisata ke Wisata Hutan Mangrove Mojo di Ulujami Pemalang Jawa Tengah. Sebagai referensi inilah kumpulan wisata wisata terindah di kota Pemalang, Jawa Tengah. Semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat untuk anda semua. 

Minggu, 07 Mei 2017

wisata pantai widuri

Keindahan Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah


Informasi Umum

Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang berada di Jl. Laksada Yos Sudarso, Desa Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Pemalang tidak mengunjungi Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya.  Keindahan Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Pantai Widuri di kota Pemalang.


Lokasi

Dimana lokasi Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah ? seperti yang tertulis di atas lokasi terletak di Jl. Laksada Yos Sudarso, Desa Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.


Daya Tarik

Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah  Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota Pemalang juga terkenal akan Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Pantai yang dikenal dengan pantai Tlincing ini merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Pemalang. Pantai Widuri menawarkan pemandangan alam pantai yang indah dan elok. Pantai ini sangatlah menarik dengan menikmati pemandangan sunrise atau sunset yang mempesona.


Nama Widuri diambil dari legenda Nyi Widuri yang merupakan seorang wanita cantik jelita yang hidup di desa tersebut yakni sekarang dikenal dengan desa Widuri. Jika anda berada di ibukota Pemalang tepatnya di alun-alun kota Pemalang coba menghadap ke arah utara nantinya akan ada jalan lurus dari depan Kabupaten sampai ke pantai Widuri.

Konon, menurut cerita legenda Pemalang jalan lurus tersebut dahulunya dibuat oleh seorang Patih yang sakti dan jika diperintah Patih tersebut selalu menjawab sampun (bahasa Jawa) atau sudah terlaksana. Patih tersebut akhirnya dikenal dengan nama Patih Sampun. Di kawasan pantai Widuri Pemalang sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya Widuri Waterpark, panggung hiburan, gazebo dan lainnya.

Fasilitas

Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata pantai yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

- Area Parkir kendaraan

- Mushola

- Kamar mandi / MCK

- Tempat Bermain

- Panggung Hiburan

- Sirkuit Balap Motor

- Lapangan tenis

- Banana boat  

- Warung Makan 

- dan masih banyak lainya

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota Pemalang sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota Pemalang saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di Desa Widuri. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju lokasi Wisata Pantai Widuri di Pemalang tersebut. 

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah, anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan seperti membawa bekal, air minum dan lainnya. Serta 
beberapa barang tambahan seperti  kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman - teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, obat-obatan, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar.  Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati - hati.

Peta Lokasi


Demikianlah sedikit ulasan mengenai Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah yang dapat saya informasikan di web teluklove.com. Semoga bisa menginspirasi anda semua untuk mencoba berwisata ke Wisata Pantai Widuri di Pemalang Jawa Tengah. Sebagai referensi inilah kumpulan wisata wisata terindah di kota Pemalang, Jawa Tengah. Semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat untuk anda semua.